Banyumas Tuan Rumah Kongres Bahasa Penginyongan


BANYUMAS : Kabupaten Banyumas akan menjadi tuan rumah kongres pertama bahasa penginyongan, pada tanggal 2-4 Juni mendatang. Hal ini dipastikan setelah para pemrakarsa melakukan audiensi dengan Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, Rabu Sore (8/3/2016) di Sasana Djaka Kahiman Komplek Pendopo Sipanji Purwokerto. 


Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda Olah raga kebudayaan dan pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Dra. Rustin Herwanti, M.Si, usai apel pagi Kamis, (10/3/206) menjelaskan bahwa para pemrakarsa yang melakukan audiensi tersebut antara lain Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno, Budayawan Banyumas Achmad Tohari, Lim Kuswintoro Pengusaha Percetakan Kebumen, Akademisi  dari Unes Semarang antara lain Prof Teguh Suprianto, Dr Hadi Sucipto dan Sabrina juga budayawan lokal Wanto Tirta, Bambang Widoro dan juga dan perwakilan Dinas Kebudayaan dari lima Kabupaten Banyumas, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga dan Cilacap.

“Pada prinsipnya Bapak Bupati sepakat Kongres Pertama Basa Penginyongan akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banyumas” kata Rustin.

Rustin menjelaskan bahwa Bupati Banyumas juga berpesan agar pada kegiatan konggres nanti kesenian dan kebudayaan yang berbau budaya Banyumasan agar ditampikan baik pada ruang pameran maupun pertunjukan seni selama kegiatan berlangsung.  

Rustin menambahkan keputusan diselenggarakannya Kongres I Basa Pengiyongan di Banyumas, menurut para pemrakarsa karena marwah bahasa panginyongan berpusat di Kabupaten Banyumas. 

“Dalam pertemuan tersebut, disepakati kongres bahasa menggunakan istilah Kongres Pertama Basa Penginyongan, karena istilah itu yang banyak disebutkan masyarakat mengenai corak bahasa yang digunakan masyarakat Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Cilacap, sebagian Brebes dan sebagian Wonosobo” jelasnya.

Popular Posts